"Menyulam Maaf, Mengukir Prestasi: Hangatnya Halal Bihalal di SMPN 1 Kragan"

KRAGAN – Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti lapangan SMP Negeri 1 Kragan pada Senin pagi, 30 Maret 2026. Seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf tata usaha, berkumpul melaksanakan Apel Khusus yang dirangkaikan dengan acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H.

Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 1 Kragan, Drs. Dahlan Slamet, ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum penguatan karakter dan spiritualitas bagi seluruh warga sekolah di tahun 2026 ini.


Intisari Pesan Kepala Sekolah

Dalam amanatnya, Drs. Dahlan Slamet menyampaikan lima poin mendalam sebagai bekal menapaki hari-hari setelah bulan suci:

1. Menjaga Ritme Hikmah Ramadhan Beliau mengingatkan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, melainkan Madrasah (sekolah) karakter.

"Hikmah puasa yang telah kita lalui adalah tentang disiplin dan kejujuran. Harapannya, kedisiplinan beribadah di bulan lalu tetap tertanam dalam kegiatan belajar mengajar kita sehari-hari," tutur beliau.

2. Filosofi "Kupat" dan "Lepet" Menariknya, Bapak Kepala Sekolah membedah kearifan lokal Jawa yang identik dengan Lebaran:

  • Kupat (Ngaku Lepat): Berani mengakui kesalahan. Tidak ada manusia yang sempurna, namun yang mulia adalah mereka yang berjiwa besar mengakui kekhilafan.

  • Lepet (Silep Kang Rapet): Setelah dimaafkan, mari kita "tutup yang rapat". Jangan lagi mengungkit kesalahan masa lalu orang lain agar harmoni tetap terjaga.

3. Mempererat Tali Silaturahim Beliau menekankan bahwa kecerdasan intelektual di sekolah harus dibarengi dengan kecerdasan sosial. Silaturahim antar warga sekolah adalah kunci utama terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan nyaman.

4. Keikhlasan Saling Memaafkan "Maaf yang tulus adalah pembersih hati," ujar Drs. Dahlan Slamet. Melalui Halal Bihalal ini, beliau mengajak seluruh siswa dan guru untuk melebur dosa antar sesama, sehingga memulai lembaran baru dengan hati yang jernih (Fitrah).

5. Bakti kepada Orang Tua dan Sesama Menutup pesannya, beliau berpesan agar para siswa senantiasa memuliakan orang tua di rumah. Berbuat baik tidak boleh pilih-pilih; kebaikan harus ditebarkan kepada siapa saja tanpa memandang status, karena itulah cerminan dari pribadi yang bertaqwa.


Momen Penuh Kehangatan

Setelah apel berakhir, acara dilanjutkan dengan tradisi bersalam-salaman (mushafahah). Dengan iringan selawat yang menyejukkan, para siswa berbaris rapi menyalami para guru dengan penuh takzim.

Acara Halal Bihalal ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas internal SMP Negeri 1 Kragan untuk terus berprestasi dan berakhlak mulia. Sebagaimana kutipan penutup dari beliau:

"Kesalahan adalah manusiawi, memaafkan adalah ilahi. Mari jadikan semangat Idul Fitri sebagai energi baru untuk mengukir prestasi di sekolah tercinta."

Tags :  

Komentar